https://ojs.stikessaptabakti.ac.id/jkb/issue/feed Jurnal Kebidanan Besurek 2024-07-01T11:15:35+00:00 Sari Widya Ningsih, SST, M.Kes jurnalkeb.basurek1@gmail.com Open Journal Systems <p><strong>Jurnal Kebidanan Besurek</strong> is a journal which provides a forum for publishing the scientific works of midwifery practitioners, academics, and researchers. The journal is published regularly in Juni and December every year.</p> <p>Besurek midwifery journal is a journal that provides scientific writings to exchange ideas about theory, methodology and innovation related to the world of health, especially the scope of Midwifery which is written and contains express benefits for readers.</p> <p><strong>FOCUS AND SCOPE </strong></p> <p>JURNAL KEBIDANAN BESUREK is a national midwifery journal which publishes scientific works of midwifery practitioners, academics, and researchers. Welcomes and invites original research article in midwifery, including : Birth, Pregnancy, Newborn, Adolescence, Family Planning, Climacterium, Midwifery Community, Education in midwifery, complementary therapy in midwifery</p> <p>P-ISSN 2527-3698 | E-ISSN 2621-4393</p> <p><strong>Jurnal Kebidanan Besurek has been indexed in</strong></p> <p><strong><a href="https://garuda.kemdikbud.go.id/journal/view/20748"><img src="http://ojs.stikessaptabakti.ac.id/public/site/images/adjursaptabakti/garuda.png" alt="" width="144" height="55" /></a><a href="https://scholar.google.com/citations?user=2DIYaKIAAAAJ&amp;hl=id&amp;authuser=7"><img src="http://ojs.stikessaptabakti.ac.id/public/site/images/adjursaptabakti/scholar52.png" alt="" width="144" height="55" /></a></strong></p> https://ojs.stikessaptabakti.ac.id/jkb/article/view/517 Efektifitas Pendidikan Kesehatan Media Leaflet Terhadap Pengetahuan Pencegahan Fluor Albus Pada Siswi di SMPN 9 Madiun 2024-07-01T07:54:22+00:00 Cintika Yorinda Sebtalesy cintikayorindas@gmail.com Kartika tsurayya.kartika@gmail.com Lucia Ani Kristanti kristantiluciaani@yahoo.co.id <p>Keputihan merupakan kondisi keluarnya cairan seperti nanah dari vagina, namun tidak mengeluarkan darah. Ada dua jenis keputihan yaitu fisiologis dan patologis. Menurut studi World Health Orgnization (WHO), masalah kesehatan reproduksi perempuan yang buruk telah mencapai 33% dari jumlah total beban penyakit yang diderita para perempuan di dunia, salah satunya adalah <em>Fluor Albus</em>. Sekitar 75% wanita di dunia pasti akan mengalami <em>Fluor Albus</em> paling tidak sekali seumur hidup dan sebanyak 45% wanita mengalami <em>Fluor Albus</em> 2 kali atau lebih, sedangkan wanita Eropa mengalami angka keputihan sebesar 25%, dimana 40-50% akan mengalami kekambuhan. Dari sepuluh siswi kelas 7 SMPN 9 Madiun , 7 siswi (28%) tidak mengetahui tentang <em>Fluor Albus</em> yaitu tidak mengetahui tentang informasi <em>Fluor Albus</em>, cara pencegahan <em>Fluor Albus</em> dan penatalakasanaannya.Penelitian ini menggunakan metode pre-test dan desain yang digunakan adalah <em>one-group pre-test-post-test design</em>. Dari segi teknik pengambilan sampel, penelitian menggunakan purposive sampling dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) menggunakan alat ukur. Data dianalisis menggunakan uji <em>Wilcoxon sign-rank test</em> dengan taraf signifikansi α 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan tertinggi siswa SMPN 9 Madiun sebelum dilakukan penyuluhan kesehatan berada pada kategori sesuai, dan rata-rata nilai pengetahuan siswa SMPN 9 Madiun sebesar 23,94. Perilaku siswa SMPN 9 Madiun setelah diberikan pendidikan kesehatan tertinggi berada pada tingkat cukup, dan rata-rata nilai pengetahuan siswa SMPN 9 Madiun sebesar 26,35. Pemberian pendidikan kesehatan melalui majalah berpengaruh terhadap pengetahuan siswi SMPN 9 Madiun tentang pencegahan <em>fluor albus</em> dengan nilai signifikansi P value 0,003 &lt; α 0,05. Siswi SMPN 9 Madiun diharapkan memiliki pengetahuan tentang pencegahan keputihan dalam kehidupan sehari-hari untuk menjaga kesehatan alat kelamin dan untuk SMPN 9 Madiun diharapkan memasukkan materi tentang kesehatan reproduksi khususnya tentang keputihan atau <em>fluor albus.</em></p> 2024-06-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 Jurnal Kebidanan Besurek https://ojs.stikessaptabakti.ac.id/jkb/article/view/516 HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN MINAT LANSIA TERHADAP KUNJUNGAN KE POSYANDU LANSIA DI PUSKESMAS PEKIK NYARING KABUPATEN BENGKULU TENGAH 2024-07-01T07:16:12+00:00 Desi Aulia Umami desiumami@gmail.com Entan Afriannisyah EntanAfriannisyah@gmail.com <p><strong><em>Abstrak</em></strong><em>. </em><em>Lansia termasuk kelompok yang rentan terhadap berbagai masalah psikososial dan rawan kesehatan, khususnya terhadap kemungkinan jatuh sakit dan ancaman kematian, karena mereka menghadapi berbagai masalah yang berkaitan dengan proses menua yang dialaminya. </em><em>Posyandu</em><em> lansia</em><em> merupakan bentuk upaya kesehatan bersumber daya masyarakat, yang dikelola dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat. Dalam penyelenggaraan posyandu</em><em> lansia</em><em> diberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan </em><em>terutama pada lansia. </em><em>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan </em><em> </em><em>pengetahuan dan </em><em>minat lansia</em><em> dalam </em><em>mengikuti </em><em>kegiatan posyandu di Puskesmas </em><em>Pekik Nyaring Kabupaten Bengkulu Tengah. </em><em>Desain penelitian dalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh </em><em>lansia</em> <em>di Puskesmas </em><em>Pekik Nyaring Kabupaten Bengkulu Tengah</em><em> berjumlah 50 dan teknik pengambilan sampel menggunakan total populasi sebanyak 50 orang. Data yang digunakan adalah data primer dan data skunder. Instrumen yang digunakan adalah lembar ceklis dan kuisioner menggunakan analisis univariat, bivariat dengan menggunakan uji Chi- square dengan nilai p&lt;0,05.Hasil analisis bivariat menunjukan ada hubungan pengetahuan dengan keaktifan </em><em>lansia</em> <em>dalam kegiatan posyandu dengan hasil uji statistik dengan menggunakan chi-square di dapatkan nilai p-value 0,015&lt;0,05, ada hubungan </em><em>minat</em> <em>dengan keaktifan </em><em>lansia</em> <em>dalam kegiatan posyandu dengan hasil uji statistik dengan menggunakan chi-square di dapatkan nilai p-value 0,004&lt;0,05.Kesimpulan dalam penelitian ini ada hubungan Pengetahuan, </em><em>minat </em><em>dengan Keaktifan </em><em>lansia</em> <em>dalam Kegiatan Posyandu di Puskesmas </em><em>Pekik Nyaring Kabupaten Bengkulu Tengah</em><em>. Disarankan kepada Puskesmas agar memberikan pelatihan dalam meningkatkan pengetahuan dan </em><em>minat</em> <em>lansia</em> <em>sehingga pelaksanaan posyandu lebih baik lagi.</em></p> <p> </p> 2024-06-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 Jurnal Kebidanan Besurek https://ojs.stikessaptabakti.ac.id/jkb/article/view/515 Hubungan Dukungan Suami dan Informasi Tenaga Kesehatan dengan Minat Terhadap Penggunaan Kontrasepsi IUD 2024-07-01T07:34:43+00:00 Tri Endah Suryani triendahsuryani.irham@gmail.com Lolli Nababan LolliNababan@gmail.com Herlina Fitriani HerlinaFitriani@gmail.com <p>Indonasia merupakan negara dengan jumlah penduduk yang besar dan laju pertumbuhan penduduk yang relatif tinggi, sehingga kualitas penduduk harus ditingkatkan (WHO, 2020). Laju pertumbuhan penduduk yang tidak dapat dikendalikan mengakibatkan banyak dampak terhadap penduduk salah satunya kekurangan gizi yang menyebabkan tingkat kesehatan memburuk, tingkat pendidikan rendah, dan banyaknya pengangguran. Program yang disusun oleh pemerintah untuk mengurangi laju pertumbuhan penduduk adalah gerakan Keluarga Berencana dan pemakaian alat kontrasepsi secara sukarela kepada PUS. Gerakan keluarga berencana ini dilakukan untuk membangun keluarga yang sejahtera dalam rangka menciptakan sumber daya manusia yang optimal. IUD merupakan salah satu alat kontasepsi MKJP yang memiliki efektivitas paling tinggi dalam mencegah kehamilan. Faktor yang mempengaruhi minat ibu untuk menggunakan kontrasepsi IUD adalah pendidikan, pekerjaan, sosial ekonomi, informasi petugas kesehatan, tingkat pengetahuan dan dukungan suami. Jenis penelitian yang digunakan adalah <em>analitik </em>menggunakan <em>cross sectional, </em>sampel sebanyak 89 ibu diambil secara <em>purposive sampling</em>. Menggunakan data primer, diolah secara univariat dan bivariat dengan analisis uji <em>chi square. </em>Hasil penelitian 59 (66,3%) ibu berminat menggunakan IUD, 53 (59,6%) ibu dengan suami mendukung, 53 (59,6%) ibu mengatakan informasi dari tenaga kesehatan baik. Ada hubungan dukungan suami dengan minat ibu terhadap penggunaan kontrasepsi IUD (<em>p value </em>= 0,010) dan ada hubungan informasi tenaga kesehatan dengan minat ibu terhadap penggunaan kontrasepsi IUD (<em>p value </em>= 0,000). Puskesmas agar meningkatkan pengetahuan dan wawasan ibu pemilihan alat kontrasepsi yang tepat dan efisien. Pada bidan diharapkan dapat memberikan penyuluhan mengenai KB IUD dengan informasi yang lengkap ketika melakukan konseling KB terutama akseptor yang akan memilih KB IUD</p> <p> </p> 2024-05-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 Jurnal Kebidanan Besurek https://ojs.stikessaptabakti.ac.id/jkb/article/view/498 PERILAKU REMAJA TERHADAP PENCEGAHAN HIV/AIDS DI SMK TERPADU BINA INSAN SUMEDANG 2024-06-19T07:31:09+00:00 Upus Piatun Khodijah upuspiatun21@gmail.com Mega Nurrahmawati upuspiatun@gmail.com <p>The level of knowledge and awareness on the prevention of HIV / AIDS is lacking especially among teenagers. Indonesian health demographics survey results show the number of young people in Indonesia reached 30% of the total population of approximately 1.2 million inhabitants. From the amount of data contained in West Java, there are as many as 1904 the number of cases of HIV and AIDS affected as many as 494 cases. This study aims to determine the behavior of teenager in High School Departement Terpadu Bina Insan Subdistricts Paseh Underdistrict Sumedang.</p> <p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; This type of research is descriptive research. The sample in this study were all male and female students High School Departement Terpadu Bina Insan Subdistricts Paseh Underdistrict Sumedang is 69 respondents. Using the technique of total sampling. Analysis of the data using univariate analysis.</p> <p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; From the results of the study concluded that the behavior in prevention HIV/AIDS in teenager High School Departement Terpadu Bina Insan resulting lack of knowledge , negative attitudes and actions wrong. Suggestions in this research that health workers in order to further increase focus on the prevention of transmission of HIV / AIDS, especially among teenagers. And as a teacher you should add learning materials on HIV / AIDS so that its students can add knowledge about the prevention of HIV / AIDS.</p> 2024-06-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 Jurnal Kebidanan Besurek https://ojs.stikessaptabakti.ac.id/jkb/article/view/215 PENGARUH PEMBERIAN OXYTOCIN DAN EKSTRAK PEPAYA TERHADAP KADAR HORMON PROLAKTIN DAN VOLUME ASI PADA NORMAL PASCA PARTUM IBU 2024-07-01T11:15:35+00:00 Entan Afriannisyah afriannissyah@gmail.com Poppy Siska Putri PoppySiskaPutri@gmail.com Juanda Syafitasari JuandaSyafitasari@gmail.com <p><em>WHO targets exclusive breastfeeding of 70% by 2030, in 2015-2021 already 48% of babies under 6 months are exclusively breastfed and almost approaching the target set by the World Health Assembly (WHA), namely 50% in 2024. Pain and the stress experienced by the mother will cause the blood vessels to narrow so that the distribution of the hormones prolactin and oxytocin from the brain to the breasts will be delayed. Breast milk is the best food for babies and has many benefits for babies and mothers cannot. provided optimally. To stimulate the hormone prolactin, you can also do oxytocin massage because it can stimulate endorphin hormones which have the effect of reducing stress and reducing pain, causing vasodilation of blood vessels so that the hormone prolactin can be produced without inhibitors. The hormones prolactin and oxytocin play a role in increasing breast milk production. Prolactin plays a role in the synthesis of breast milk, while oxytocin activity in the mammary glands causes contraction of myoepithelial cells, so that breast milk is pushed into the milk ducts. The aim of this study was to analyze prolactin levels and breast milk volume in postpartum mothers through oxytocin massage and papaya extract. Methods: A literature review was conducted using direct science electronic databases. google sholar. The effect of oxytocin and papaya extract on prolactin hormone levels and breast milk volume were used as keywords in the search strategy, publications from 2009 to 2019. Results: Several studies show that oxytocin and papaya extract massage in breastfeeding mothers can stimulate and increase the secretion and amount of milk production (ASI). Conclusion: Oxytocin massage and administration of papaya extract in the form of leaves, ripe papaya fruit and young papaya are effective in increasing prolactin hormone levels and breast milk volume in normal postpartum mothers, and papaya extract is safe for consumption by postpartum (breastfeeding) mothers.</em></p> 2024-06-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 Jurnal Kebidanan Besurek