JURNAL SAPTA MENGABDI https://ojs.stikessaptabakti.ac.id/jsm <p>The Sapta Mengabdi Journal is a community service journal published by STIKes Sapta Bakti which has EISSN 2963-9921 and contains the results of community service and empowerment activities in the form of the application of various fields of science including health, education, engineering, agriculture, social humanities, and computers.</p> Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sabta Bakti Bengkulu en-US JURNAL SAPTA MENGABDI 2963-9921 Edukasi Perinatal Mental Health pada Kelas Kader Kesehatan https://ojs.stikessaptabakti.ac.id/jsm/article/view/877 <p>Pregnancy and the transition to parenthood involve significant biological and psychosocial changes that are often associated with increased symptoms of anxiety, depression, and discomfort. Mental health problems during the perinatal period can affect the well-being of the mother as well as the physical, psychological, mental, emotional, and behavioral development of the baby (McLeish, Ayers and McCourt, 2023). Anxiety and depression during the perinatal period are common, affecting approximately one in ten women in high-income countries and one in five women in low- and middle-income countries, highlighting the global importance of support for perinatal mental health (World Health Organization, 2022).</p> <p>This activity aimed to provide information and education related to perinatal mental health for health cadres. The community service activity was conducted using an educational session method, involving 37 participants consisting of health cadres and the PKMRS team from Rizki Amalia Medika General Hospital, Lendah, Kulon Progo. The participants’ understanding was measured through pre- and post-tests. Based on the results, there was an increase in participants’ knowledge. Participants categorized as having very good understanding increased from 16% to 27%, those in the good category increased from 24% to 40%, while participants in the poor category decreased from 38% to 22%.</p> <p>Education and empowerment of health cadres are expected to help reduce anxiety experienced by mothers during the perinatal period and to enhance social and emotional support for them.</p> anugerah Widy Nurwiandani Mega Karina Putri Copyright (c) 2025 JURNAL SAPTA MENGABDI https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2025-12-05 2025-12-05 5 2 37 41 10.51851/jsm.v5i2.877 Penyuluhan Edukasi Kesehatan “TANGGUH”: Tolak Pergaulan Bebas, Tumbuhkan Generasi Unggul dan Hebat https://ojs.stikessaptabakti.ac.id/jsm/article/view/879 <p>Masa remaja merupakan periode kritis dalam kehidupan seseorang, karena terjadi banyak perubahan besar dalam aspek fisik, psikologis, dan sosial. Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatan pengetahuan remaja mengenai pergaulan bebas. Metode penyuluhan menggunakan metode ceramah dan diskusi tanya jawab, Media yang digunakan audio visual dan leaflet untuk mendukung proses penyuluhan. Evaluasi menggunakan pre dan post test didapatkan hasil terjadi peningkatan pengetahuan remaja mengenai pergaulan bebas dan meningkatkan kesadaran remaja akan pentingnya kesehatan reproduksi terutama dalam hal pergaualan bebas.Kegiatan penyuluhan ini sebagai upaya preventif untuk menurunkan pergaulan bebas di kalangan remaja.</p> Mellysa Wulandari Tasripin Siti Nurcahyani Rintonga Ernawati Ernawati Naning Suryani Copyright (c) 2025 JURNAL SAPTA MENGABDI https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2025-12-09 2025-12-09 5 2 42 47 10.51851/jsm.v5i2.879 Literasi Kesehatan Reproduksi Remaja dalam Pencegahan Anemia Berbasis Digital di Pesantren Persis 98 Cisurupan Garut https://ojs.stikessaptabakti.ac.id/jsm/article/view/881 <p>Anemia pada remaja putri merupakan masalah kesehatan global yang berdampak pada produktivitas dan kualitas generasi mendatang. WHO melaporkan 40% remaja dunia menderita anemia, dengan prevalensi 35% di Kabupaten Garut. Urgensi program ini muncul karena tingginya angka anemia yang dapat mengganggu prestasi akademik, pertumbuhan, dan kesehatan reproduksi remaja. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan praktik pencegahan anemia pada siswi melalui pendekatan berbasis digital. Mitra kegiatan adalah Pesantren Persis 98 Cisurupan, Garut, sebuah lembaga pendidikan Islam yang memiliki komitmen tinggi terhadap kesehatan santri. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan interaktif, pendampingan berkelanjutan melalui <em>WhatsApp Group</em>, pemeriksaan kadar hemoglobin, distribusi tablet Fe, dan evaluasi program. Hasil kegiatan menunjukkan dukungan positif dari pihak sekolah. Pemeriksaan pada 40 siswi mengungkapkan 21 orang normal, 18 orang anemia ringan, dan 1 orang anemia berat. Faktor penyebab meliputi durasi menstruasi panjang, rendahnya konsumsi sayur dan buah, minimnya kesadaran mengonsumsi tablet tambah darah, serta kualitas tidur yang buruk. Post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan tentang anemia sebesar 97%, meskipun materi kadar hemoglobin dan pencegahan memerlukan pendalaman.</p> <p>Luaran kegiatan berupa peningkatan literasi kesehatan reproduksi dan pembentukan kader kesehatan remaja. Dampak pascakegiatan mencakup perubahan perilaku konsumsi makanan bergizi dan kepatuhan mengonsumsi tablet Fe. Rekomendasi meliputi keberlanjutan program berkala, perluasan ke sekolah lain di Kecamatan Bayongbong, dan penguatan kolaborasi lintas sektor.</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> Ernawati Koesendang Copyright (c) 2025 Ernawati Koesendang https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2025-12-13 2025-12-13 5 2 48 57 10.51851/jsm.v5i2.881 Pemberdayaan Kader Posyandu dan Ibu Balita dalam Pencegahan Stunting melalui Edukasi Gizi dan Pemantauan Tumbuh Kembang di Posyandu https://ojs.stikessaptabakti.ac.id/jsm/article/view/603 <p>Stunting remains a significant public health problem in Indonesia, particularly in rural and peri-urban areas such as Bekasi District. Efforts to prevent stunting require the active involvement of <em>Posyandu</em> cadres and mothers of toddlers through improved knowledge and skills in nutrition and child growth monitoring. This community service activity aimed to empower <em>Posyandu</em> cadres and mothers of toddlers in preventing stunting through nutrition education and practical training. The activity was conducted at Posyandu Mangunjaya Village, Bekasi District, from July to August 2025, involving 15 cadres and 30 mothers. The methods included training, education, simulation, mentoring, and evaluation through pre-test and post-test assessments. The results showed a significant increase in cadres’ knowledge from an average of 60.5 to 87.2 and mothers’ knowledge from 55.3 to 81.6. Cadres’ skills in anthropometric measurement improved from 40% to 90%, and mothers’ feeding practices with animal protein increased from 30% to 75%. Community participation in Posyandu activities also increased from 20–25 to 40–45 mothers per session. In conclusion, empowering <em>Posyandu</em> cadres and mothers of toddlers through education and mentoring effectively enhances community capacity in stunting prevention at the grassroots level.</p> Nahdiyatul Mukaromah Copyright (c) 2025 Nahdiyatul Mukaromah https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2025-12-13 2025-12-13 5 2 58 67 10.51851/jsm.v5i2.603 HEALTH EDUCATION AND ANEMIA SCREENING ANEMIA BOARDING SCHOOL OF MAN 2 BENGKULU CITY https://ojs.stikessaptabakti.ac.id/jsm/article/view/862 <p><strong><em>Abstract</em></strong></p> <p><em>Anemia is a common health problem among adolescent girls, especially those living in dormitories. Dormitory environments often have unbalanced diets and busy study schedules, potentially worsening the nutritional status and health of female students. Anemia in adolescent girls can cause fatigue, decreased concentration, and impaired growth and development. Hemoglobin screening is an important first step in early anemia detection. Furthermore, education about anemia is needed so that adolescents understand its causes, symptoms, and prevention methods. Anemia screening can also be performed to determine hemoglobin levels in the blood. This community service activity was carried out at the State Islamic Senior High School (MAN) 2 in Bengkulu City, with 23 female students. Through education about anemia and hemoglobin level screening, it is hoped that the prevalence of anemia in adolescent girls at MAN 2 in Bengkulu City can be prevented or reduced.</em></p> <p>&nbsp;</p> <p><strong><em>Keywords:</em></strong> <strong><em>Education, Anemia, Hemoglobin</em></strong></p> <p>&nbsp;</p> <p><strong><em>Abstrak</em></strong></p> <p>Anemia adalah salah salah satu masalah kesehatan yang banyak dialami oleh remaja putri, khususnya yang tinggal di asrama. Lingkungan asrama seringkali memiliki pola makan yang kurang seimbang, serta aktivitas belajar yang padat, sehingga berpotensi memperburuk status gizi dan kesehatan siswi. Anemia pada remaja putri dapat menyebabkan kelelahan, penurunan konsentrasi, dan gangguan pada pertumbuhan serta perkembangan. Skrining kadar hemoglobin menjadi langkah awal yang penting dalam deteksi dini anemia. Selain itu, edukasi tentang anemia juga diperlukan agar remaja memahami penyebab, gejala, dan cara pencegahannya. Selain itu skrining anemia dapat dilakukan untuk mengetahui kadar Hemoglobin didalam darah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini &nbsp;dilaksanakan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Bengkulu dengan jumlah siswi asrama sebanyak 23 orang. Melalui edukasi tentang anemia dan &nbsp;pemeriksaan kadar hemoglobin diharapkan dapat mencegah atau menurunkan prevalensi anemia pada remaja putri MAN 2 Kota Bengkulu</p> <p><strong><em>&nbsp;</em></strong></p> <p><strong><em>Kata Kunci: Edukasi, Anemia, Hemoglobin</em></strong></p> Inayah Hayati Inayah Copyright (c) 2025 Inayah Hayati Inayah https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2025-12-13 2025-12-13 5 2 66 70 10.51851/jsm.v5i2.862 Peningkatan Kualitas Pelayanan Kebidanan melalui Sensitivitas Budaya Spiritual pada Pasien Muslim di Jepang https://ojs.stikessaptabakti.ac.id/jsm/article/view/919 <p><strong><em>- </em></strong><em>Increasing global mobility has led to greater cultural and religious diversity in healthcare settings, including in Japan, a country historically characterized by cultural homogeneity. One emerging challenge is the provision of culturally and spiritually sensitive midwifery care for Muslim patients. Limited understanding of Islamic values among healthcare providers may result in communication barriers, patient discomfort, and reduced quality of maternal care. This international community service program aimed to enhance the cultural competence and knowledge of healthcare students and professionals in delivering culturally and spiritually sensitive midwifery services for Muslim patients. The program was conducted in collaboration with the School of Biomedical Sciences, Nagasaki University, Japan, involving healthcare students and maternal health professionals. An educative–participatory approach was employed, incorporating interactive lectures, case-based discussions, and cross-cultural reflection sessions. Program effectiveness was evaluated using pre-test and post-test assessments to measure changes in participants’ knowledge levels. The results demonstrated a substantial improvement in participants’ knowledge, with those categorized as having very good knowledge increasing from 6.7% before the intervention to 80.0% after the program. Notably, no participants remained in the moderate or low knowledge categories following the intervention. These findings indicate that a contextual and interactive educational approach is effective in strengthening understanding of cultural and spiritual sensitivity in midwifery care. This community service activity is expected to contribute to improved quality of inclusive, ethical, and patient-centered maternal care in multicultural healthcare environments, while also fostering sustainable international academic collaboration in the field of maternal and reproductive health.</em></p> Andari Wuri Astuti Farah Wardya Ulfa Astika Astika Eka Abelian Putri Kelana Viana Bari Umaroh Alya Nursyifa Perwata Arryan Rizqi Aulia Purnamasari Copyright (c) 2025 Andari Wuri Astuti, Farah Wardya Ulfa, Astika Astika, Eka Abelian Putri Kelana, Viana Bari Umaroh, Alya Nursyifa Perwata, Arryan Rizqi Aulia Putri https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2025-12-25 2025-12-25 5 2 71 78 10.51851/jsm.v5i2.919 Penerapan Terapi Aktivitas Kelompok untuk Mengurangi Intensitas Halusinasi pada Pasien Gangguan Jiwa https://ojs.stikessaptabakti.ac.id/jsm/article/view/903 <p style="text-align: justify;">Gangguan jiwa dengan gejala halusinasi masih menjadi permasalahan kesehatan mental yang berdampak signifikan terhadap fungsi sosial dan kualitas hidup pasien. Halusinasi yang tidak tertangani secara optimal dapat meningkatkan risiko perilaku maladaptif serta menghambat proses pemulihan. Salah satu intervensi keperawatan nonfarmakologis yang efektif adalah Terapi Aktivitas Kelompok (TAK), yang bertujuan meningkatkan kemampuan pasien dalam mengenali, mengendalikan, dan menurunkan intensitas halusinasi melalui interaksi sosial yang terstruktur. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan Terapi Aktivitas Kelompok dalam upaya mengurangi intensitas halusinasi pada pasien gangguan jiwa. Metode yang digunakan meliputi pendidikan kesehatan, pelaksanaan TAK dengan pendekatan stimulasi persepsi dan realitas, serta evaluasi respons pasien sebelum dan sesudah intervensi. Kegiatan dilaksanakan pada pasien dengan halusinasi di fasilitas pelayanan kesehatan jiwa dengan melibatkan tenaga kesehatan dan mahasiswa keperawatan. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya penurunan intensitas halusinasi, peningkatan kemampuan pasien dalam mengontrol gejala, serta meningkatnya partisipasi dan interaksi sosial pasien selama kegiatan kelompok. Penerapan Terapi Aktivitas Kelompok terbukti bermanfaat sebagai strategi pendampingan keperawatan jiwa dan direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan dalam pelayanan kesehatan mental berbasis komunitas.</p> Sutri Yani Poppy Siska Putri Juanda Syafitasari Copyright (c) 2025 Sutri Yani, Poppy Siska Putri, Juanda Syafitasari https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2025-12-25 2025-12-25 5 2 79 82 10.51851/jsm.v5i2.903