Edukasi Kesehatan Dan Pemeriksaan Skabies Pada Santri Di Pondok Pesantren Pancasila Kota Bengkulu

Authors

  • Septi Puspitasari Akademi Analis Kesehatan Harapan Bangsa
  • Lilis Suryani Akademi Analis Kesehatan Harapan Bangsa
  • Anika Rahmi Prodi Teknologi Laboratorium Medis, Akademi Analis Kesehatan Harapan Bangsa, Kota Bengkulu
  • Keysa Ira Prodi Teknologi Laboratorium Medis, Akademi Analis Kesehatan Harapan Bangsa, Kota Bengkulu

Keywords:

Edukasi, Kesehatan, Skabies

Abstract

Skabies merupakan penyakit kulit menular yang menjadi masalah kesehatan masyarakat yang persisten di lingkungan padat hunian, khususnya pondok pesantren. Angka prevalensi skabies di pesantren di Indonesia masih berkisar antara 40–80%. Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran santri mengenai pencegahan skabies melalui edukasi kesehatan yang interaktif. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, dan pemeriksaan langsung  dengan sasaran 25 santri di Podok Pesantren Pancasila Kota Bengkulu. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada rata-rata nilai pengetahuan dari 48 (kategori kurang) menjadi 85 (kategori baik). Terdapat 11 santri yang terinfeksi scabies dari 25 santri. Melalui edukasi ini, santri mampu mengidentifikasi penyebab, gejala, dan cara pencegahan mandiri. Disimpulkan bahwa edukasi kesehatan berbasis promotif-preventif efektif dalam mengubah persepsi santri terhadap skabies dan perlu diintegrasikan ke dalam kebijakan internal pesantren secara berkelanjutan

Downloads

Published

2026-06-24

How to Cite

Puspitasari, S., Lilis Suryani, Rahmi, A. ., & Ira, K. (2026). Edukasi Kesehatan Dan Pemeriksaan Skabies Pada Santri Di Pondok Pesantren Pancasila Kota Bengkulu. JURNAL SAPTA MENGABDI, 6(1), 8–14. Retrieved from https://ojs.stikessaptabakti.ac.id/jsm/article/view/993

Most read articles by the same author(s)